FTA Datang, Pemerintah Harus Proteksi Mobnas

FTA Datang, Pemerintah Harus Proteksi Mobnas

- detikOto
Senin, 01 Feb 2010 18:40 WIB
FTA Datang, Pemerintah Harus Proteksi Mobnas
Jakarta - Mulai berlakunya kesepakatan perdagangan bebas antara China dan ASEAN ASEAN-China Free Trade Agreement (AC-FTA) menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi penggiat industri di Indonesia, termasuk otomotif. Banyak yang mengeluh tidak bisa bersaing.

Apalagi ketika mobil nasional baru saja lahir dan tumbuh, sudah harus menghadapi
raksasa industri dari Cina, yang tentunya membuat mereka ketar-ketir. Solusinya,
pemerintah harus melindungi industri mobnas.

Bagaimana caranya? Presiden Direktur Indomobil Sukses Internasional, Gunadi
Shinduwinata, coba angkat komentar. Menurutnya, pemerintah harus melindungi
industri mobil nasional, dimulai dari kebijakan dan infrastruktur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kongkritnya, pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yang meringankan mobnas,"
ujarnya kepada detikOto.

Beri fasilitas infrastruktur, agar mobilitas komponen-komponen lokal bisa terus
bergerak, meski nantinya diserbu oleh pihak asing. "Minimal, pemerintah harus
melakukan kordinasi terhadap vendor-vendor lokal," tambah Gunadi.

Selain itu, kedepannya setiap kesepakatan internasional yang akan disepakati
oleh pemerintah, hendaknya didahului dengan pemikiran dan konsep yang jelas
bagaimana mencari celah untuk memprpoteksi mobnas dari serangan asing.

"Karena mau tidak mau, sekarang kompetisi pasar sudah terbuka, kalau bukan
pemerintah, siapa lagi yang melindungi mobnas?" pungkasnya. (bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads