Apalagi ketika mobil nasional baru saja lahir dan tumbuh, sudah harus menghadapi
raksasa industri dari Cina, yang tentunya membuat mereka ketar-ketir. Solusinya,
pemerintah harus melindungi industri mobnas.
Bagaimana caranya? Presiden Direktur Indomobil Sukses Internasional, Gunadi
Shinduwinata, coba angkat komentar. Menurutnya, pemerintah harus melindungi
industri mobil nasional, dimulai dari kebijakan dan infrastruktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ujarnya kepada detikOto.
Beri fasilitas infrastruktur, agar mobilitas komponen-komponen lokal bisa terus
bergerak, meski nantinya diserbu oleh pihak asing. "Minimal, pemerintah harus
melakukan kordinasi terhadap vendor-vendor lokal," tambah Gunadi.
Selain itu, kedepannya setiap kesepakatan internasional yang akan disepakati
oleh pemerintah, hendaknya didahului dengan pemikiran dan konsep yang jelas
bagaimana mencari celah untuk memprpoteksi mobnas dari serangan asing.
"Karena mau tidak mau, sekarang kompetisi pasar sudah terbuka, kalau bukan
pemerintah, siapa lagi yang melindungi mobnas?" pungkasnya. (bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik