Apalagi, selain memiliki finansial yang kuat, Indomobil pun memiliki sarana ataupun infrastruktur untuk memproduksi dan memasarkan mobil nasional di pasar tanah air mupun internasional.
"Kita jelas tertarik untuk mebuat mobil nasional, kita punya infrastrukturnya untuk mewujudkan hal itu, tapi, bagaimana dengan komponen-komponennya? Apakah ada?" ujar Presiden Direktur Indomobil Sukses Internasional, Gunadi Shinduwinata, kepada detikOto di Jakarta, akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kan juga harus dijaga, masak mau dibiarkan begitu saja? Biar bagaimanapun mereka telah menyumbang kesejahteraan rakyat juga," bela Gunadi.
Karena menurutnya, di Indonesia, industri otomotif sudah terpetakan. Hal itulah yang membuat industri mobil nasional sulit berkembang. Karenanya pemerintah harus jeli melihat celah tersebut.
"Ayo bareng-bareng kita buat. Kita punya infrastruktur untuk produksinya, pemerintah bantu kita mobilisasi vendor-vendor lokal. Karena alatnya punya tapi tidak ada bahannya, bagaimana?" ujarnya.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS