New Picanto, Si Imut Nan Gesit

New Picanto, Si Imut Nan Gesit

- detikOto
Kamis, 28 Jan 2010 09:15 WIB
New Picanto, Si Imut Nan Gesit
Jakarta - Pada generasi terakhir dari Picanto ini, KIA mengaku sudah melakukan perubahan-perubahan tidak hanya dari segi tampilan, tapi juga merevisi sektor mesin agar lebih efisien, baik performa maupun konsumsi bahan bakar.

Penasaran, detikOto pun coba menjajal varian terbaru dari Picanto ini. Lokasi halaman Mall Of Indonesia, Kelapa Gading yang padat jadi tempat sesi tes drive kali ini.

Dari luar, memang Picanto baru ini terlihat lebih segar dan sporty, berkat perubahan pada radiator grill dan penambahan foglamp. Begitu juga penggunaan pelek alloy, yang membuat tampilannya semakin stylish.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mesin dinyalakan, suara mesin lebih teredam didalam kabin dibanding versi sebelumnya. Kami mencoba Picanto bertransmisi otomatis 4 percepatan, dimana
kali ini sudah mengusung Gate Shift Automatic, jadi lebih aman.

Sedikit tidak menduga, mesin 1.1 liter SOHC Picanto yang terbilang imut, ternyata sanggup menyentak laju mobil ketika pedal gas diinjak spontan. Padahal, di dalam mobil berisi empat orang.

Semakin penasaran, penyusuran pun dilakukan. Memang akselarasi Picanto patut diacungi jempol. Bukan apa-apa, biasanya transmisi matik dengan kapasitas mesin
kecil meragukan untuk diajak berakselarasi.

Untuk putaran bawah, Picanto cocok untuk kondisi perkotaan yang padat merayap, saat kita sering melakukan stop and go. Tapi, namanya juga di halaman mall, tidak tahu performa saat kecepatan tingginya.

Di sela-sela jajaran mobil parkir, saatnya untuk menjajal kelincahan city car asal Korea milik KIA ini. Dan Picanto menjawab bayangan detikOto akan sebuah city car yang berkarakter gesit.

Meliuk-liuk diantara jajaran mobil dan trotoar, handlingnya lumayan terjaga. Serta pandangan kedepan yang luas, juga spion baru yang lebih lebar tentunya memudahkan pandangan pengemudi pada kondisi lingkungan sekitar.

Duduk di kursi belakang, kenyamanan memang terjaga, tinggi badan mencapai 170 cm pun kakinya tidak terhimpit kursi depan. Tapi sedikit kecewa ketika melihat jendela belakang masih diengkol, bukan power window.

Memang, power window belakang dirasa tidak begitu perlu. Tapi, kalau memang Picanto menyasar segmentasi anak muda, ini bisa jadi persoalan, karena mereka bisa saja malu mobil kerennya belum mengaplikasi power window!

Kami menyukai performa responsif dari Picanto, begitu juga dengan kelincahannya bermanuver. Harga Rp 115 juta pun sudah oke untuk sekelas city car, tapi akan lebih baik kalau tidak mengorbankan fitur.

(bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads