Tata mencoba membawa Nano ke Detroit untuk diperlihatkan di kota yang merupakan pusat industri otomotif Amerika itu dan kabarnya akan siap dipasarkan di negeri Paman Sam itu dalam waktu 3 tahun lagi.
Namun jangan harap akan menemukan Nano murah yang berharga hanya US$ 2.500 atau Rp 24,5 jutaan saja. Sebab untuk Nano yang akan dipasarkan di luar India seperti Eropa dan Amerika, kemungkinan harganya akan melambung hingga ke angka US$ 8.000 atau sekitar Rp 78,5 jutaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tata Nano sendiri ketika di jual di India hanya menggunakan mesin dua silinder berkapasitas 623 cc. Nah untuk masuk pasar Amerika, mesin tersebut harus direkayasa untuk memenuhi standar polusi AS yang ketat.
Begitu pula dengan standar keselamatannya, Nano harus melengkapi diri dengan fitur airbag serta memperkuat atap dan memperpanjang bemper depan untuk memenuhi persyaratan keselamatan Amerika guna mencegah terjadinya akibat fatal bila terjadi kecelakaan.
Sementara untuk bagian interior, kabin Nano India yang terkesan sangat sederhana dengan kursi plastik juga harus segera dibenahi. Di Amerika sana, Nano akan menggunakan elektric windows di bagian depan dan sistem engkol di bagian belakang.
Namun walaupun semua fitur itu memang benar-benar disematkan, jalan Nano untuk berjaya di Amerika sepertinya belum terlalu menjanjikan. Sebab dengan ban berukuran 12 inchi dan kecepatan tertinggi 56 mph namun berharga US$ 8.000, Nano sepertinya akan mendapat perlawanan sengit dari Hyundai Accent yang saat ini menjadi mobil termurah di Amerika dengan harga hanya sekitar US$ 9.970 atau sekitar Rp 97,8 jutaan saja.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?