"Nilai alat transportasi saya memang naik, tapi karena saya menjual mobil Datsun tahun 1978," kata Gusti saat memaparkan kekayaannya di KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (21/1/2010).
Mobil Datsun itu dijual seharga Rp 24 juta. Karena itulah ada kenaikan harta dalam kategori alat transportasi milik Gusti sebesar Rp 24 juta dalam 2 tahun. Lalu apa tunggangannya kini? Selain tentunya mobil dinas Toyota Crown Royal Saloon, mantan guru besar Universitas Lambung Mangkurat itu hanya memiliki satu mobil pribadi, yakni sebuah Mazda Vantrend.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Uang dollar tersebut saya tukar ketika mau ke Taiwan. Tapi nggak jadi, ya sudah saya tabung saja," jelasnya.
Gusti tidak memiliki usaha peternakan dan pertanian lainnya. Ia juga tidak punya utang-piutang dengan pihak lain. "Saya takut punya utang. Takut nggak bisa bayar," curhatnya.
Dalam kesempatan tersebut, seharusnya mantan menteri riset dan teknologi Kusmayanto Kadiman juga memaparkan kekayaannya. Namun, ia tidak hadir tanpa alasan yang jelas.
Berdasarkan data yang dibagikan KPK, nilai kekayaan Kusmayanto mengalami kenaikan cukup signifikan. Pada tahun 2007, kekayaannya mencapai Rp 5,4 miliar, lalu pada tahun 2009 naik hingga Rp 6,3 miliar.
(mad/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir