Harga selangit tersebut untuk menebus satu unit Toyota Crown Royal Saloon, sebuah luxury sedan yang sekelas dengan BMW seri 530, serta Mercedes-Benz E-Class, dan Audi A6.
"Harganya Rp 1,325 miliar, itu sudah termasuk pajaknya," ujar Direktur Marketing
PT Toyota-Astra Motor Joko Trisanyoto, kepada detikOto, Senin (28/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadinya sempat berencana dijual bebas bea, namun peraturan tidak memungkinkan," tambahnya.
Mobil dengan kapasitas mesin 3.000 cc bertransmisi otomatis ini dilengkapi dengan sistem navigasi satelit 3D yang dikendalikan oleh G-BOOK. Dengan fitur tersebut, peredaman suspensi bekerja secara otomatis sesuai dengan kondisi permukaan jalan.
Bahkan, perpindahan gigi bisa diatur sendiri. Komputer mobil akan mengaktifkan efek pengereman mesin ketika mendekati gerbang tol. Radar yang digunakannya sangat presisi dan bisa mengukur sampai ke tingkat milimeter.
Inilah kehebatan teknologi yang disebut Toyota dengan VDIM atau Vehicle Dynamics Integrated Management. Toyota seperti dikutip situs Departemen Perindustrian mengirim sekitar 150 Toyota Crown Royal Saloon.
Setidaknya sudah ada beberapa menteri yang menggunakan mobil anyar ini yakni menteri dengan plat mobil RI 12 (plat mobil dinas Menko Perekonomian), RI 37 (Menteri Negara Koperasi dan UKM), RI 21 (Menteri ESDM) dan RI 33 (Menteri Agama).
Namun ada juga menteri yang masih menggunakan mobil Toyota Camry lama yakni antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani.
(bgj/ddn)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB