semakin menggila. Tidak heran bila beberapa negara pun langsung mendekati pabrikan tersebut guna membujuknya untuk membuka pabrik di negara mereka, seperti halnya Mesir.
"Mesir adalah tempat yang dicari Tata untuk memproduksi mobil berstir kiri, dimana pasar yang besar akan muncul tidak hanya dari pasar domestik, tapi juga pasar mobil berstir kiri di Timur Tengah dan Eropa," ungkap Dubes Mesir untuk India, Mohamed Higazy seperti dikutip harian Mint dan dilansir Autoevolution, Selasa (22/12/2009).
Namun melihat agresivitas Mesir tersebut, pihak Tata sepertinya memilih untuk tidak terlalu mengumbar banyak informasi dan memilih berkonsentrasi pada rencana jangka pendek untuk Nano, termasuk peluncuran Nano di Eropa pada 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di sisi lain, Tata Motors ternyata juga mengizinkan pembuat mobil lain untuk membangun Nano dan menjualnya dengan nama lain meskipun sampai sekarang, tidak ada rincian apakah ada produsen lain yang telah benar-benar berniat melakukan hal tersebut.
"Kami menyebutnya Nano, mereka tidak perlu," ungkap Vice Chairman Ravi Kant awal tahun ini seperti dikutip Business Standard.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini