Varian hybrid tersebut diharapkan Opel akan menjadi tonggak balik perusahaan tersebut sekaligus varian yang mampu memperluas pasar Opel di Eropa.
"Kami akan memiliki mesin hybrid di program kami, dalam lima tahun mendatang," ungkap GM Europe Head Nick Reilly seperti dikutip Auto Motor und Sport dan dilansir Reuters, Selasa (22/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap (dapat menjual) 10.000 hingga 15.000 kendaraan setahun di awal. Belakangan dapat dengan cepat menjadi jauh lebih banyak," pungkasnya.
Reilly menjelaskan bahwa penjualan mobil listrik murni harus dimulai dalam waktu tiga tahun ke depan. Untuk permulaan harus dibuat dengan mobil model baru, tapi masa depan model kendaraan yang ada pun juga akan mendapatkan mesin listrik.
Tidak hanya itu, Opel pun menurut Reilly juga akan meneruskan proyek mobil entry level Agila bersama Suzuki, meskipun saham pabrikan Jepang itu sudah dibeli oleh pesaing Opel, Volkswagen.
"Semua proyek yang ada dengan GM akan dilanjutkan. Saya pribadi percaya bahwa ada ruang untuk dua model di segmen ini: satu yang diposisikan lebih praktis seperti Agila dan yang lain berasal dari sisi sporty dan gaya hidup serta future seperti Mini," tandasnya.
Opel pun juga akan mengeluarkan sebuah mobil bermodel Sport Utility Vehicle (SUV) yang akan mengambil basic dari Corsa dan rencananya akan dirakit di Korea Selatan pada 2012/2013 mendatang. Sedangkan untuk generasi penerus dari Antara SUV rencananya akan hadir pada tahun 2014 mendatang.
"Kami pertama-tama harus berhasil merestrukturisasi citra kami dan membuat keuntungan. Ini direncanakan untuk 2012."
Karena itulah Opel tahun ini menurut Reilly harus mampu menjual sekitar 160.000 Insignias di Eropa. Angka itu 20.000 lebih tinggi dari target pertama yang direncanakan.
Sementara untuk mobil lima pintu mereka, New Astra, Opel percaya produk ini akan mampu terjual hingga 180.000 unit tahun depan.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi