PT Triangle Motorindo sebagai prinsipalnya, mengakui, usaha untuk membalikkan citra tersebut bukanlah hal yang mudah, karenanya mereka semakin serius dalam mengembangkan jaringan sebagai salah satu poin pentingnya.
"Pertama yang kita lakukan adalah terus mengembangkan jaringan diler, sehingga dengan layanan purna jual yang baik, masyarakat pelan-pelan akan percaya," ujar Marketing Division Head, PT Triangle Motorindo, A.Z. Dalie, di pabrik Viar Semarang, Selasa (15/12/2009)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini, kita sudah berhasil mengurangi pengadopsian model, presentasenya sudah mencapai 80 banding 20 persen," tambahnya.
Mereka optimis akan semakin diterima oleh masyarakat, meskipun berlabel motor China, karena dengan luasnya jaringan serta model yang semakin independen, Viar hanya tinggal membuktikan kualitasnya bersama berjalannya waktu.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?