"Kalau lebih dari 10 tahun, sebenarnya kita masih bisa layani, hanya saja melihat populasi dari kendaraan Mazda itu sendiri," ujar Sales Manager PT Mazda Motor Indonesia, Haryanto Djayaputra, kepada detikOto, Rabu (25/11/2009)
Sehingga, bisa disimpulkan bahwa dalam kisaran usia 10 tahun, ketersediaan spare part Mazda aman. Namun untuk yang lebih dari itu, Mazda seolah lepas tangan dan menganjurkan para pemilik mobil untuk membeli part-part after market, yang kualitasnya tidak jauh berbeda dengan OEM Mazda.
"Atau bisa juga kita layani, namun hanya part-part fast moving, mungkin masih bisa," tambah Haryanto.
Sebelumnya, pengguna roda empat Mazda yang terdaftar dalam Indonesia Mazda Auto Club (IMAC) yang berdiri tahun 2004 lalu sempat mengeluh karena kelangkaan spare part yang didistribusikan oleh PT Mazda Motor Indonesia.
Padahal, para pengguna mobil Mazda tersebut mengaku, rata-rata mobilnya keluaran tahun 2003, sehingga masih dianggap dalam batasan wajar, atau belum berumur 10 tahun. (bgj/ddn)










































