Hal tersebut diutarakan Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Johnny Darmawan, di Jakarta, Selasa (17/11/2009).
Johnny mengungkapkan, pasar Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial, dan dipandang oleh dunia.Sekarang adalah tinggal bagaimana Indonesia sendiri untuk mengenal dan memahami potensi yang dimilikinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potensi yang dimiliki Indonesia, lanjut Johnny, bahkan melebihi apa yang dimiliki oleh Thailand saat ini. Namun, sayangnya terkadang para produsen masih ragu terhadap regulasi yang terdapat di tanah air.
"Namun, dengan adanya penandatanganan perjanjian WTO, diharapkan peluang pasar semakin terbuka," tutur Johnny.
Dengan terbukanya pasar tersebut, berarti semua pihak yang terkait di Industri otomotif, termasuk pemerintah harus mempersiapkan diri, dan mempertanggung jawabkan ketentuan yang ada di perjanjian WTO tersebut.
"Karena saya berharap, kita tidak hanya jadi net importir, tapi basis ekspor otomotif," ujarnya
Avanza
Mengenai mobil keluarannya yakni Avanza, Avanza lebih digemari masyarakat karena tampilan sangat berbeda. Dan Johnny menegaskan fakta itu terlihat dari meningkatkan permintaan.
"Bisa dilihat dengan meningkatnya permintaan dari bulan ke bulan, tampilan Avanza yang berbeda memjadi faktor itu," paparnya.
Sementara Direktur Pemasaran PT TAM Joko Trisanyoto juga menjelaskan permintaan Avanza di setiap daerah di Indonesia hampir merata.
"Inden sudah merata dan kita sudah melakukan supply merata," ungkapnya. Namun diakui Joko market Avanza terbesar terletak di Jakarta setelah itu Surabaya, Medan, Bandung dan Semarang.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?