"Toyota menjadi pabrikan pertama yang menjadikan electronic stability control sebagai fitur standar di kelas mobil subkompak seperti Yaris," tulis situs resmi Toyota, Senin (16/11/2009)
Electronic Stability Control bekerja mencegah roda mobil slip yang bisa berakibat fatal. Ketika sistem mendeteksi akan terjadi slip, sistem akan mengerem roda itu sehingga tetap memiliki grip. Sistem ini juga membantu mengurangi resiko understeer ataupun oversteer, sehingga pengemudi bisa lebih aman ketika melaju di tikungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biasanya agar harga mobil lebih terjangkau produsen mobil memangkas fitur standar, termasuk fitur safety. Rumus ini tidak berlaku bagi Toyota. Kelengkapan fitur safety menjadi harga mati yang tidak boleh di otak-atik. Padahal electronic stability control termasuk fitur yang mahal.
"Keputusan Toyota untuk menanam Electronic Stability Control karena terbukti berhasil menyelamatkan nyawa. National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyimpulkan, sistem ini berhasil menyelamatkan 10.000 nyawa setiap tahun, lebih dari sepertiga kecelakan fatal di AS jika semua menggunakan teknologi ini," tulis Toyota.
Riset Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) menunjukkan electronic stability control bisa mengurangi kemungkinan kecelakaan hingga 77% (80% pada SUV) dengan mencegah mobil lepas kontrol yang bisa berakibat fatal.
(ddn/tbs)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?