Meskipun sama-sama berkonsep waralaba dalam pengembangan jaringannya, bedanya terletak pada segmentasi konsumennya. Kalau C3 terbuka bagi masyarakat umum, sedangkan Auto Bridal lebih cenderung merekrut member.
"Kita punya program member, sehingga diharapkan kedepannya, semua konsumen kami adalah member," ujar Operational Manager Auto Bridal, Andry Tan, ketika ditemui di gelaran Franchise & Licence Expo, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jumat (13/11/2009)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan kita sediakan juga tempatnya bagi tiap-tiap member tersebut," tambah Andry, sambil mengatakan, sampai saat ini Auto Bridal ssudah memiliki 1.300 member.
Berhubung setiap konsumennya adalah member, maka kenyamanan menjadi prioritas utama bagi Auto Bridal. Karenanya, setiap outlet didesain ala Airport Lounge, lengkap degan sofa, TV dan bahkan koneksi Wifi.
Auto Bridal yang baru saja diluncurkan dalam gelaran Franchise & Licence Expo, di Jakarta Convention Center, Senayan tersebut berencana akan memuali ekspansinya dari kota Bandung.
Melihat populasi kendaraan yang ada di kota-kota besar Indonesia, membuat Auto Bridal merasa yakin bisnis cuci mobil memiliki prospek pasar yang menjanjikan.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer