Hal ini rupanya menjadi perhatian bagi Nissan, khususnya untuk produk mereka, Livina. Mobil MPV dengan tampilan long sedan hatcback ini kalau dilihat-lihat, cukup rawan saat melintasi area banjir. Namun kekhawatiran ini coba ditepis Nissan.
Untuk Livina, Nissan telah menempatkan air intake yang tinggi pada Grand Livina-nya.
"Posisi air intake (saluran udara masuk pada mesin) Grand Livina 1.5 manual berada di atas grille." ujar Deputy Director Sales & Marketing NMI Teddy Irawan, .Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengatasi banjir, kondisi jalanan yang jelek juga menjadi perhatian lain. Nissan pun menerapkanΒ Ripple Control yang dirancang secara spesifik untuk pasar Indonesia.
Teknologi ini bisa meminimalisasi guncangan di dalam kabin dan ayunan body di luar sehingga para penumpang tetap merasa nyaman walaupun melalui jalanan dengan kondisi buruk.
Kemudian dengan monocogue body structure serta penggerak roda depan membuat Nissan optimistis, MPV-nya ini senyaman sedan. Struktur body monocogue juga membuatΒ Grand Livina lebih lincah dan lebih ringan, sehingga penggunaan bahan bakarnya relatif lebih hemat.
Kecanggihan lain yang diaplikasikan ke Livina varian terendah ini adalah teknologi drive-by-wire.
(ddn/tbs)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni