Prius Canggih Disewakan di 3 Kawasan

Prius Canggih Disewakan di 3 Kawasan

- detikOto
Selasa, 20 Okt 2009 21:43 WIB
Prius Canggih Disewakan di 3 Kawasan
Tokyo - Mobil Toyota Prius yang bisa diisi ulang dengan listrik alias Prius Plug-in Hybrid dipastikan akan disewakan bagi peminatnya mulai akhir tahun ini.

Rencananya sekitar 500 Prius Plug-in Hybrid Vehicle (PHV) ini akan disebar ke 3 kawasan di dunia. Indonesia masuk?

Wah belum, Toyota rupanya masih berkutat di 3 kawasan negara peminat hybrid dan negara dengan pangsa mobil terbesar seperti AS, Jepang dan Uni Eropa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk Jepang ada 200 unit yang bakal disewakan, di Amerika ada 150 unit dan sisanya 150 unit di Eropa tepatnya di Strasbourg, dan Prancis. Inggris, Jerman dan Belanda segera menyusul.

Sayangnya, Prius ini bukan dipakai untuk kalangan pribadi, PHV yang mengambil basis dari Prius generasi ketiga ini akan disewakan kepada kalangan pemerintah, perusahaan swasta, komunitas lokal serta kalangan bisnis.

"Akhir tahun ini kita kita sudah siapkan 500 unit, itu baru tahap pertama saja," ujar Project General Manager Research and Development Management Division Toyota Motor Corporation Yutaka Matsumoto ketika ditemui wartawan di Amlux Toyota Salon, di kawasan Ikebukuro, Tokyo, Selasa (20/10/2009).

Apa perbedaannya Prius Plug-in dengan Prius Generasi Ketiga? Pertama dari segi baterai yang digunakan. Kalau Prius Generasi Ketiga menggunakan baterai nickel-metal hybride, maka PHV menggunakan baterai ion lithium yang kini tengah ramai dikembangkan oleh produsen otomotif global. Baterai ion lithium yang dikembangan Toyota dan anak perusahaannya yakni Panasonic ini diklaim lebih tahan lama, dan lebih bertenaga ketimbang baterai nikel. Baterai ion lithium juga lebih kecil dan lebih kompak.

Yang kedua, baterai mobil diisi dengan mesin bensin dan dari sumber energi listrik seperti perumahan. Jadi ketika digunakan untuk jarak dekat, PHV lebih banyak akan mengandalkan mesin listriknya.

Saat memanfaatkan sistem energi listrik, mobil ini bisa digunakan untuk menempuh jarak 20 km atau lebih, dengan baterai terisi penuh dengan kecepatan maksimal hingga 100 km per jam.

Publik Jepang sendiri akan mulai bisa melihat si Prius Plug-in Hybrid pada pameran Tokyo Motor Show yang akan dibuka resmi pekan ini. Sayang pemerintah Indonesia sepertinya belum tertarik untuk membuka keran lebar-lebar untuk mobil-mobil yang ramah lingkungan seperti ini, sehingga Prius generasi ketiga saja harganya masih relatif mahal.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads