Namun, hal itu berbalik dengan kondisi yang terjadi di Indonesia, dimana pangsa pasar Subaru masih terbilang kecil. Namun, hal itu tidak membuat mereka pesimis untuk terus eksis di pasar tanah air.
Buktinya, General Manager Motor Image Subaru ASEAN Nicky Mariano, merasa yakin secara perlahan-lahan Subaru akan tumbuh dan menjadi besar di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut, lanjutnya karena membuat pasar bisa menerima sebuah merek itu butuh proses yang panjang, karenanya Subaru akan terus menunjukan keseriusannya untuk menggarap pasar Indonesia.
Salah satunya dengan menghadirkan model terbaru, yaitu MPV tujuh penumpang,
sehingga diharapkan melihat potensi pasar MPV yang besar di Indonesia masyarakat jadi kenal dengan Subaru.
"Selain itu, konsumen pun bakal mengetahui, kalau kita tidak melulu konsen di dunia balap saja," ujarnya.
Subaru Yakin Capai Target Dengan Exiga
Sementara ATPM Subaru di Indonesia PT TC Subaru menjalani tahun 2009 ini dengan optimis, karenanya mereka merasa yakin, target tahunan mereka di tahun 2009 ini bakal kesampaian dengan hadirnya MPV 7 seater Subaru Exiga.
Sejauh ini, sampai bulan September 2009, Subaru telah mencatatkan angka
penjualan sebanyak 32 unit dari target tahunan yang dipatok sebanyak 100 unit
untuk 2009 ini.
"Kita optimis itu bakal tercapai, terutama dengan hadirnya Exiga," ujar General Manager PT TC Subaru Jimmy Halim.
Harapannya, dari total penjualan Subaru nantinya, sebanyak 20 persen disumbang oleh Exiga saja sudah bisa dianggap sebagai kontribusi yang signifikan terhadap penjualan Subaru.
Apalagi, lanjut Jimmy, Subaru pun berharap pada konsumen-konsumen setia mereka di Batam, dimana pangsa pasarnya yang terbilang besar selama ini.
(bgj/ddn)










































