Seperti halnya yang diutarakan Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia
(AISI), Gunadi Shinduwinata, menurutnya penurunan di bulan September pasti
terjadi, meskipun tidak akan melewati 30 persen.
"Hari kerja yang berkurang di bulan September, bisa jadi menjadi sebab utama
penurunan penjualan motor," ungkapnya ketika dihubungi detikOto, Kamis
(1/10/2009)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sebagaimana yang diprediksikan banyak pihak.
"Maksimal 30 persen lah bila dibandingkan dengan bulan lalu, kita harapkan tidak lebih dari itu," ujarnya.
Keyakinan tersebut datang karena, meskipun penjualan menurun di bulan September
lalu, namun permintaan konsumen akan sepeda motor tetap tinggi, tambah Gunadi.
Penjualan Mobil
Penjualan mobil juga diyakini bakal mengalami penurunan. Seperti halnya motor, penurunan penjualan mobil diperkirakan tidak bakal melebihi dari 50 persen.
"Belum pernah penjualan mobil bulanan turun di atas 50 persen," ujar Marketing Communication Manager PT Toyota-Astra Motor Achmad Rizal.
Orang pun memiliki waktu terbatas untuk membeli mobil di bulan September mengingat banyaknya hari libur.
(bgj/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya