menghitung hari itu. Soalnya, masih dengan alasan krisis ekonomi global, banyak produsen mobil asing yang urung unjuk diri dalam pameran tersebut.
Hal itu berbanding jauh dengan gelaran pameran internasional yang sama
sebelumnya di China, dimana ternyata kepesertaan produsen mobil asing jauh lebih banyak yang hadir dibandingkan di Tokyo nanti.
"Beberapa produsen mobil asing memutuskan untuk berpartisipasi dalam Shanghai Motor Show, karena pasar mobil China ini berkembang pesat dan orang-orang di sana memiliki minat yang kuat, seperti pasar Jepang dekade lalu," ujar Ketua Panitia Tokyo Motor Show, Satoshi Aoki, seperti dikutip Japan Times Online, (30/9/2009)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam masa kejayaannya pada tahun 1995, Tokyo bisa menghadirkan 361 perusahaan. Begitu pula pada tahun 2007, 241 perusahaan ikut ambil bagian. Namun tahun ini, sepertinya Tokyo sedang dihadang oleh dominasi Shanghai.
Secara total, penyelenggaraan Tokyo Motor Show yang ke 41 ini hanya menghadirkan 108 merek mobil, termasuk 2 produsen asing dan suku cadang. Ini merupakan paling sedikit sejak acara ini pertama kali diadakan pada tahun 1954.
(bgj/ddn)










































