jauh, karena itu sangatlah berbahaya bila kendaraan ini digunakan sebagai alat transportasi pemudik untuk kembali ke kampung halaman.
Sebab selain rawan kecelakaan karena tidak dilengkapi dengan perlengkapan safety seperti layaknya mobil, naik motor ketika pulang kampung juga menuntut konsentrasi dan stamina yang lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan lain.
"Karena itu, bila pemudik memang ingin tetap membawa motor kesayangannya ke
kampung halaman lebih baik motornya dipaketkan saja. Karena pemudik lebih aman naik kereta atau bis," usul Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bambang Susantono kepada detikOto, Senin (14/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena dengan cara tersebut si pemudik menurut Bambang tentulah tetap dapat
menggunakan motor kesayangannya di kampung halaman mereka tanpa mengorbankan keselamatan mereka bila memaksa menggunakan motor untuk mudik.
Cara itu pun menurut Bambang juga dapat menjawab kebutuhan para pemudik yang ingin berjalan-jalan serta bersilaturahmi dengan saudara mereka di kampung halaman yang kadang tempat tinggalnya memang menyebar.
"Jadi kebutuhan dan keselamatan mereka terjamin. Apalagi sekarang kan sudah banyak agen yang mengurusi masalah pengiriman paket motor itu," pungkasnya.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?