"Kami meminta maaf kepada konsumen karena kondisi ini membuat mereka terpaksa menunggu. Kami sedang berupaya terus menaikkan kapasitas produksi untuk memuaskan konsumen," ujar Senior General Manager Marketing Motorcycle Division PT AHM Sigit Kumala dalam siaran pers yang diterima detikOto, Selasa (15/9/2009).
Sigit mengungkapkan permintaan Vario Techno per bulan saat ini 12.500 unit sementara kemampuan perusahaan hanya mampu memasok 10.500 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Honda Optimistis Rebut Pasar Skutik
Sigit optimistis Honda dapat segera merebut posisi puncak segmen skutik dalam waktu dekat seiring upaya perusahaan untuk meningkatkan produksi tipe motor ini.Β Honda pun sudah berkomitmen untuk meningkatkan produksi skutik untuk mengurangi masa tunggu konsumen.
"Dengan langkah ini, kami optimistis dapat segera memimpin segmen skutik, seperti kami mampu menguasai pasar motor nasional secara keseluruhan," ujarnya.
Pada Agustus penjualan skutik Honda memang melambung 58,4%, jauh lebih tinggi dibandingkan segmen skutik yang hanya tumbuh 32,8%.
Permintaan motor skutik Honda terus mengalami peningkatan setiap bulan dengan pertumbuhan yang fantastis. Bulan Agustus merupakan pencapaian penjualan tertinggi sejak Honda masuk ke sgemen motorΒ skutik ini.
Lonjakan penjualan pada bulan Agustus ini mengantarkan Honda untuk mendekati posisi puncak di segmen skutik yang saat ini dikuasai oleh merek lain.
Total penjualan skutik Honda selama delapan bulan pertama tahun ini tercatat 499.724 unit. Hingga Agustus pangsa pasar Honda di segmen skutik telah mencapai 36,5% dari seluruh angka penjualan motor skutik nasional yang mencapai 1.370.484 unit.
Terhadap penjualan AHM pada bulan Agustus yang mencapai 292.076 unit, model skutik ini menyumbangkan sekitar 32%. Di segmen skutik, model terlarisnya adalah BeAT yang bulan lalu terjual 48.682 unit, disusul Vario CW (34.471 unit), dan Vario Techno (10.415 unit).
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!