Hal tersebut disampaikan Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Julius Aslan, kepada detikOto, disela-sela buka bersama di EX Plaza, Jakarta, Kamis (10/9/2009)
"Honda gerah atas tindakan mereka, karena biar bagaimanapun, plagiat itu bisa menyesatkan konsumen kita," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, Honda masih memberikan kesempatan bagi para plagiator tersebut untuk tidak melanjutkan produksi produk-produk yang desainnya meniru produk Honda.
"Kita masih memberikan kesempatan pada mereka, minimal dengan menghentikan
produksi produk yang desainnya meniru produk-produk kami," ujarnya.
Secara umum, AHM memaparkan, sedikitnya terdapat sekitar 7 merek motor yang
dimasukkan dalam kategori penjiplakan model produk-produk Honda, namun AHM
enggan membeberkan merek-merek tersebut. Motor yang diduga ditiru plagiator adalah motor Honda CBR, Honda Tiger, Honda Revo, dan bahkan varian matic mereka, Honda Vario.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!