"Kita yakin Kijang Innova J Grade dapat mendongkrak penjualan Kijang di Indonesia hingga 4.000 unit perbulan," kata Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM), Joko Trisanyoto kepada detikOto di Jakarta, Jumat (28/8/09).
Menurutnya, keyakinan ini dikarenakan harga Kijang Innova J Grade yang sangat terjangkau, dan kenyataan ini sudah sangat ditunggu-tunggu oleh konsumen tanah air, belum lagi pihak perusahaan-perusahaan yang tertarik. "Konsumen sudah menunggu-nunggu, saya yakin itu akan terjadi," yakinnya.
Sementara, data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), selama Juli 2009, penjualan Toyota Kijang Innova mendapatkan penjualan sebanyak 3.205 unit.
Dan menurut Joko angka itu ternyata terus tambah di Agustus 2009. Meski belum resmi ditetapkan, Joko menyebutkan penjualan Kijang Innova selama Agustus 2009 hampir mencapai angka 3.800 unit dan kemungkinan angka 4.000 unit dapat dicapai dengan adanya Kijang Innova J Grade. "Ditambah target penjualan Kijang Innova J Grade sebanyak 150 unit per bulan," ucapnya. " Saya yakin sebanyak 4.000 unit akan tembus," kekehnya.
Tidak itu saja, Joko menilai meski Kijang minded dengan budget terbatas tetap akan diarahkan ke Kijang Innova dan tidak ke produk MPV lainnya seperti Avanza. "Untuk itu, konsumen yang akan membeli MPV Toyota tetap akan diarahkan ke Kijang Innova J Grade Manual 2.000 cc," cibirnya.
Tentu Joko menyakini, rasa berkendara Kijang Innova J Grade Manual 2.000 cc akan tetap sama dengan mengendarai Kijang Innova layaknya mobil Kijang Innova populer sesungguhnya. "Berkendara dengan Kijang Innova J Grade tetap sama dengan Kijang Innova lainnya," ucapnya. (ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak