Hal tersebut terlihat dengan terus meningkatnya permintaan konsumen akan mobil MPV kompak ini, meskipun semua mengetahui, saat ini industri otomotif sedang dilanda krisis finansial.
Sehingga, PT Toyota-Astra Motor, sebagai pemegang mereknya, merasa perlu untuk meningkatkan produksi Avanza, mengingat permintaannya yang mulai tinggi, terutama menjelang lebaran saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Joko melanjutkan, bila permintaannya tetap bertahan setinggi ini, bukan tidak mungkin TAM akan meningkatkan kembali prpoduksi Avanza menjadi 10.000 unit per bulan.
"Saat ini memang masih sulit, karena beberapa rekanan pemasok komponen masih belum menyanggupi untuk mensuplai komponen sampai 10.000 unit perbulan," ujar Joko.
Namun, kedepannya, TAM akan meningkatkan produksi Avanza sampai 10.000 unit, mengingat pada era 1997 pun Toyota pernah melakukan hal yang sama terhadap Kijang, yang pada saat itu produksinya mencapai 10.000 unit per bulan.
"Avanza saat ini sama dengan Kijang era 1997, dimana saat itu produksinya
mencapai 10.000 unit perbulan, mudah-mudahan terus seperti ini,"harap Joko.
(bgj/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Harga Pertamax Cs Naik, Pengguna Pertalite Makin Nambah