Hal tersebut sejalan dengan komitmen TAM untuk selalu memberikan pengalaman
terbaik memiliki mobil Toyota kepada para pelanggan setia mereka.
Menempati lahan seluas 14 hektar, hadirnya Sunter Common Yard akan membuat kualitas serta akurasi pengiriman unit semakin terjaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
yang dikirimkan," ujar Presiden Direktur PT TAM, Johnny Darmawan, ketika memberikan sambutan di Sunter Common Yard TAM, Sunter, Jakarta, Senin
(24/8/2009)
Indonesia adalah negara ke tiga setelah Jepang dan Eropa yang menggunakan konsep ini. Sunter Common Yard ini dialokasikan untuk unit Avanza dan Rush, serta unit CBU dengan kapasitas total mencapai 5.000 unit.
Common Yard bukan sekedar gudang atau lahan untuk menyimpan stok semata, namun juga didalamnya belangsung prosedur lain seperti sentralisasi pendaftaran STNK, juga pemasangan aksesoris resmi Toyota.
Selain itu, terdapat pula sentralisasi dan standarisasi pengelolaan unit sebelum
dikirim ke pelanggan, serta pusat pelatihan proses pengiriman unit.
Pengiriman Mobil Aman Dengan GPS
Saat ini, demi menjamin keamanan dan kelancaran proses pengiriman unit kendaraan, Toyota memperkenalkan Vehicle Tracking, dengan memanfaatkan GPS di seluruh unit Car Carrier (mobil gendong), yang mengirim kendaraan dari Sunter Common Yard ke diler.
"Dengan sistem ini, kita dapat melakukan pemantauan posisi kendaraan yang tengah dikirimkan, semuanya demi kepuasan pelanggan," ujar Johnny.
Dengan disematkannya piranti GPS pada setiap truk yang mengirim unit kendaraan, lanjut Johnny, selain dapat meningkatkan akurasi, juga memberikan nilai lebih dari segi keamanan, karena posisinya yang terpantau.
Kesemuanya itu termasuk dalam upaya Toyota dalam mengembangkan teknologi di era mobilitas dan komunikasi yang semakin konvergen dalam penggabungan dunia komunikasi dan transportasi.
(bgj/ddn)










































