Tak seperti Mitsubishi misalnya yang bakal mengeluarkan mobil listrik i MiEV di Jepang, kemudian disusul dengan Nissan Leaf yang rencananya bakal diproduksi secara massal pada 2010 nanti, tapi Toyota seperti telat masuk ke permainan mobil listrik, Toyota baru akan merilis mobil listriknya di 2012.
Ada apa gerangan, apa yang ditunggu Toyota? Jawabannya datang dari Executive Vice President Toyota Masatami Takimote seperti dikutip AFP, Senin (24/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itulah hingga saat ini gerakan pertama yang dilakukan Toyota bukanlah mengembangkan sebuah mobil listrik, namun mengembangkan baterainya terlebih dahulu. Karena saat ini daya jelajah mobil listrik masih sangat terbatas dan waktu pengisian baterai juga terbilang lama.
Selain itu, harga mobil listrik yang terbilang mahal dengan fasilitas pengisian baterai yang masih sedikit juga menjadi pertimbangan Toyota untuk menggangap saat ini bukanlah saat yang tepat mengeluarkan mobil listrik.
Itulah mengapa Toyota masih menahan diri dan seperti dikutip situs Toyota, Toyota lebih memilih untuk mengembangkan fuel cell, dimana energi listrik mobil dapat diperoleh secara mandiri di mobil itu sendiri lewat sebuah proses kimia antara hidorgen dan oksigen. Proses inilah yang nantinya diharapkan dapat menghasilkan listrik yang kemudian dapat disimpan di baterai.
Untuk teknologi ini, Toyota sudah membuktikannya di Toyota Highlander FCHV yang memiliki daya jelajah lebih jauh dari mobil listrik yang ada saat ini. Toyota pun saat ini juga sudah berhasil mengembangkan tangki penyimpanan hidrogen dengan kapasitas dua kali lipat tangki konvensional.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok