Namun ketika detikOto mendapat kesempatan untuk mencoba langsung varian yang merupakan kasta tertinggi skutik Honda ini, keraguan itu pun langsung sirna.
Tapi sebelum kita berbicara tentang performa sang skutik, ada baiknya bila kita melihat lebih dalam tampilan luar Vario CBS Techno. Secara sekilas VArio CBS Techno memang mirip dengan Vario biasa, namun bila kita sedikit cermati, ternyata ada banyak hal yang berbeda diantara keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu pula dengan disain sayapnya yang sekilas sama tetapi ternyata berbeda. Desain sayap Vario CBS Techno pun jauh lebih tegas dan berotot dibandingkan dengan vario sebelumnya.
Ketika detikOto mulai menunggangi motor ini, pijakan kaki yang tidak terlalu jauh sangat membantu membuat pengendara merasa lebih nyaman, terutama bila misalnya si pengendara terjebak di lampu merah jalan.
Panel indikator yang diaplikasi di motor ini pun sangat membantu, karena terbilang sangat mudah untuk dibaca namun tanpa mengurangi keanggunan desain dan ergonominya.
Puas menikmati desain luar Vario CBS Techno, detikOto pun segera menggeber si skutik anyar ini. Akselerasi awal Vario CBS Techno terbilang cukup mengagumkan dengan semburan tenaga yang sangat tertata, sehingga walaupun pedal gas di putar habis, hentakan terasa sangat halus.
Handling Vario CBS Techno juga sangat menyenangkan, karena walaupun bertumbuh sedikit gambot, handling Vario Techno ini termasuk sangat asik untuk diajak meliuk-liuk di atas aspal jalan.
Nah, test kemudian kami arahkan ke combi brake system yang belakangan ini selalu digadang-gadangkan Honda. Fitur yang berada di tuas rem belakang ini pada prinsipnya adalah mendistribusikan kekuatan cengkraman rem ke kedua roda baik depan maupun belakang dengan porsi yang proporsional.
detikoto menggeber Vario CBS Techno ini dari jarak sekitar 200 meter, dan setelah mendapatkan kecepatan yang cukup, tuas rem belakang yang menjadi sarang combi brake ini pun langsung ditekan.
Hasilnya cukup mengagumkan, karena walaupun di rem dalam kecepatan lumayan tinggi, alur motor tetap stabil, tidak terjadi motor oleng apalagi sliding.
Hasil ini cukup memuaskan, dan dianggap akan sangat berguna bagi para pengendara. Karena seperti kita ketahui, bila sebuah motor melaju dalam kecepatan cukup tinggi dan kemudian di rem menggunakan rem belakang secara mendadak, maka efek yang terjadi adalah motor akan oleng dan mengalami sliding pada ban belakangnya.
Sedangkan bila rem depan saja yang ditekan, maka efeknya akan lebih negatif lagi, karena bisa membuat motor malah jadi terpelanting. Karena itulah fitur yang dapat mendistribusikan kekuatan rem ke kedua roda skutik dianggap sangat diperlukan.
Terlebih harga Rp 15,5 juta juta yang dipatok Honda untuk Vario CBS Techno hanya memiliki selisih tipis yakni sebesar Rp 650 ribu dari varian Vario yang biasa.
Over all, dengan semua keunggulan yang dimiliki terutama aplikasi combi brake-nya, Vario CBS Techno pun pantas untuk dipertimbangkan oleh calon konsumen dan diperhitungkan oleh semua kompetitornya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!