"Karena itulah, seharusnya pemerintah pikir dulu masak-masak dan kalau bisa ketika akan merumuskan sebuah kebijakan, libatkan kami sebagai pelaku usaha," ujar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto kepada detikOto, Kamis (6/8/2009).
Apalagi menurut pria yang juga menjabat sebagai Presdir PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) tersebut, ketika pajak ini diputuskan, pemerintah juga sudah menaikan pajak Bea Balik Nama (BBN) yang sudah cukup memberatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal saat ini hampir semua pelaku industri otomotif di tanah air sedang berlomba-lomba menaikan angka produksi mereka untuk mengejar ketertinggalan kita oleh Negara lain, khususnya Negara tetangga kita, Thailand.
"Jadi jangan dulu diterapkan sekarang, karena itu akan mempersulit perkembangan kita," harapnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?