Hal tersebut ditegaskan oleh Komisaris Polisi Indra Jaffar di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009.
"Slip biru hingga kini masih berlaku," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan slip ini, masyarakat yang kena tilang dapat langsung membayar denda tilang ke sejumlah bank yang telah ditunjuk tanpa harus melalui proses pengadilan seperti halnya bila mendapatkan slip tilang berwarna merah.
Namun sayang, ketika di jalan, banyak pengguna jalan yang mengeluh kesulitan ketika meminta slip tilang berwarna biru tersebut.
Untuk masalah ini, Indra pun langsung angkat bicara dan menjelaskan bahwa sering kali petugas memang tidak memberikan slip tilang berwarna biru kepada pengendara.
Karena menurutnya sosialisasi peraturan ini ternyata masih kurang luas di kalangan perbankan, sehingga sering kali masyarakat yang ditilang, pembayaran slip biru ini ditolak oleh bank karena memang baru sebagian dari karyawan bank yang mengerti akan prosedur ini.
Bila sudah begitu, tentu bukannya membantu si pengendara, kurangnya kordinasi di bank ini malah akan menyulitkan pengendara itu sendiri.
"Dalam beberapa kasus bank menolak karena tellernya kurang mengerti, bila sudah begini kan kasian si pengendara yang pasti kebingungan mau bayar dimana," papar Indra.
Indra pun membantah bahwa hal ini merupakan sebuah kesengajaan yang dilakukan petugas di lapangan.
"Karena langkah yang diambil petugas itu kan semata-mata untuk mempermudah masyarakat dan tidak ada maksud sedikit pun untuk membuatnya jadi sulit," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil