Namun, pihak Arina menyatakan tidak akan berlarut-larut meratapi kejadian naas tersebut. Karena biar bagaimanapun, target komersial dari Arina bukan di ranah offroad seperti itu.
Hal itu diutarakan pencipta Arina, Widya Aryadi,ketika berbincang dengan detikOto, Jumat (17/7/2009)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena, tampil di Gelora Bung Karno hanya sebagai kegiatan show off saja, kalau mereka sudah bisa memberikan kontribusi. Sehingga, pembatalan tersebut tidak terlalu dipikirkan managemen Arina.
Kedepannya, lanjut Widya, mobil mikro dari Semarang ini ditujukan bagi kendaraan onroad, atau yang memang layak digunakan di jalan raya, seperti mobil-mobil pada umumnya.
"Kita ingin Arina menjadi produk selayaknya ATPM yang ada sekarang," cetus Widya optimistis.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?