Hal tersebut disampaikan Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Johnny Darmawan pada saat peluncuran New Camry di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (15/7/2009).
"Seharusnya sih kita nomor satu, tapi karena tidak ada suplai akibat salah prediksi pasar, kita sempat dibawah pada awal-awal tahun ini," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan data Whole Sales Gaikindo, sepanjang semester pertama tahun ini, Camry mencatatkan angka penjualan sebanyak 242 unit.
Bahkan di bulan Juni, terjadi kenaikan pesat, dari yang sebelumnya di bulan Mei hanya 46 unit, meningkat menjadi 129 unit di bulan Juni. Berarti terjadi kenaikan sebesar 180,4 persen.
Indikasi tersebut yang membuat TAM yakin, meskipun para kompetitor turut juga mengeluarkan produk baru yang sekelas, tapi Camry akan bisa merenggut kembali tapuk kepemimpinan yang selama ini disematkan pada Honda Accord.
Dikelas Mid-sedan, Camry akan berhadapan langsung dengan Accord dan Teana.
"Mobil ini diciptakan untuk menunjang kenyamanan dan gengsi para pemimpin yang sedang menikmati kesuksesan karirnya. Sejak model terbaru diluncurkan tahun 2006, Camry mencatat rekor penjualan 7,120 unit," ungkap Johny.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!