Dana sebanyak itu dibutuhkan untuk menunjang hadirnya pabrik perakitan VW dengan kapasitas produksi sebanyak 50.000 unit Touran per tahun.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfi ketika dihubungi detikOto, Senin (6/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut berarti hampir 4 kali lipat dari dana awal yang disiapkan Volkswagen AG untuk ekspansinya di Indonesia yang hanya US$ 40 juta.
Sementara itu CEO PT Garuda Mataram Motor (GMM) Andrew Nasuri agen tunggal pemegang merek VW di Indonesia mengakui belum mendengar mengenai penambahan dana investasi tersebut.
"Belum, saya belum tahu kalau ada angka sebanyak itu," ujarnya.
Tapi yang pasti, ungkap Andrew, berapa pun dana yang nantinya akan dikeluarkan oleh VW, sangatlah penting untuk Indonesia menjaga stabilitas ekonomi dan politiknya.
"Agar orang-orang Jerman itu percaya pada kita," pungkasnya.
Jadi lanjut Andrew, Volkswagen AG sebagai induk dari VW, tidak segan untuk berapa pun juga mengucurkan dana investasi.
"Asal kitanya dapat dipercaya," tandasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun