Gencarnya sosialisasi mengenai lingkungan bersih, membuat mobil-mobil hybrid yang ramah lingkungan menjadi solusi tersendiri untuk menjaga kebersihan lingkungan.Namun, sejauh ini pembahasan mengenai mobil campuran mesin bensin dan listrik tersebut, sepertinya kurang bergaung, bila dibandingkan visi misi politis para capres.
Namun, pasangan Capres-Cawapres dengan nomor urut 1, yakni Megawati dan Prabowo, berjanji akan memberikan insentif khusus terhadap mobil-mobil berteknologi hybrid tersebut, yang dinilai ramah lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asrian menambahkan, mobil ramah lingkungan berteknologi hybrid tersebut, dalam pengembangannya memang harus didukung pemerintah.
Karenanya, secara prinsip, Mega-Prabowo akan memberikan insentif untuk hal yang bersifat khusus tersebut, terutama yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan.
"Kedepannya, kita akan coba pelajari dengan produsen-produsen otomotif yang ada," ujar Asrian
ATPM di Indonesia masih ragu-ragu untuk memasukkan mobil ramah lingkungan, selain karena infrastrukturnya belum memadai, pajak yang dikenakan pun terlalu tinggi, sehingga membuat harga jualnya menjadi tidak terjangkau masyarakat.
Karenanya, mereka berharap, pemerintahan kedepan bisa memberikan insentif khusus mengenai pajak bagi kendaraan ramah lingkungan berteknologi hybrid.
(bgj/ddn)
