"Saya bisa pastikan bahwa regulasi tersebut bukan lobi dari AISI atau ATPM, karena saya sebagai pengurus AISI tidak pernah tahu akan keluar peraturan tersebut,"Β ujar GM Promotion Motorsport PT Yamaha Motor Kencana Indonesia Bambang Asmarabudi kepada detikOto, Rabu (1/7/2009).
Hal senada disampaikan anggota AISI yang lain, Honda. Honda mengaku tidak memiliki kepentingan apa pun dalam aturan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kristanto malah mengaku bingung, mengapa aturan ini bisa sampai lolos
dikeluarkan padahal harus banyak pertimbangan untuk sebuah peraturan yang akan digunakan di masa mendatang seperti aturan motor masuk jalan tol tersebut.
"Harusnya kita tidak sembarangan membuat aturan, harus ada banyak pertimbangan khususnya dalam hal keamanan," paparnya.
"Kami berprinsip aturan harus ditegakkan, jadi enggak ada itu permainan, kami enggak punya kepentingan kok," imbuhnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans