Suhari menanggapi, kiprah perusahaan mobil China tersebut saat ini di Indonesia semakin berkembang dan bertambah besar.
"Bagus, ini menandakan perusahaan mobil Geely semakin besar dan kuat sehingga menambah basisnya di Indonesia," kata pengamat otomotif Suhari Sargo ketika dihubungi detikOto, Sabtu (27/6/2009).
Menurutnya, langkah ini ialah langkah positif yang diambil produsen mobil Cina selain mengembangkan produknya di dalam negeri, produsen mobil China ini juga bisa lebih mengekspansi pasar mobil dalam negeri. "Ini adalah langkah positif dari produsen mobil China itu," ujarnya.
Dan keterlibatan mereka, lanjut Suhari, dalam bisnis mobil China di Indonesia, menandakan potensi pertumbuhan otomotif dalam negeri sangat besar dan sinyal pertumbuhan tersebut sudah terlihat sejak dini.
"Angka-angka pertumbuhan industri otomotif Indonesia semakin positif dan sudah terlihat saat ini, tidak seperti Malaysia dan Thialand," ujar Suhari.
Selain produsen mobil Cina, produsen mobil Eropa seperti VW juga telah menyiapkan dana investasi senilai 35 juta euro atau sekitar Rp 485 miliar untuk membangun pabrik perakitan di Indonesia.
Tidak saja VW, Mercedes-Benz Indonesia menyatakan keseriusannya untuk lebih dalam bermain di pasar otomotif Indonesia yakni dengan rencana investasi sekitar 12 juta euro.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik