Masuk Tol, Stop Jadi Bikers Urakan

Masuk Tol, Stop Jadi Bikers Urakan

- detikOto
Selasa, 23 Jun 2009 16:34 WIB
Masuk Tol, Stop Jadi Bikers Urakan
Jakarta - Jalan tol memerlukan kedisiplinan tinggi para penggunanya. Jika bikers masuk jalan tol, watak urakan bikers harus distop.

Hal tersebut disampaikan pengamat dunia otomotif Suhari Sargo ketika dihubungi detikOto, Selasa (23/6/2009).

Saat ini masih banyaknya pengendara roda dua yang ugal-ugal di jalan raya yang mengancam keselamatan pengguna jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang permasalahannya adalah keselamatan si pengendara motor," cetus Suhari.

Menurut Suhari pemerintah seharusnya memikirkan keselamatan si pengendara motor, karena fakta sehari-hari di lapangan pengendara roda dua selalu saja ada yang melanggar peraturan sehingga menyebabkan kecelakaan.

"Pengendara selalu saja melanggar peraturan yang menyebabkan kecelakaan, seperti menyalip sembarangan dan pelanggaran-pelanggaran lainnya," ujarnya.

Watak ini, lanjut Suhari seharusnya diubah agar kecelakaan bisa terhindarkan. Supaya ketika waktunya tiba yakni ketika masuk jalan tol, kejadian-kejadian yang tidak diingkan bisa dihindari.

"Watak ini harus dirubah, dan perlu materi dari pemerintah yang tentunya tidak cukup 1 atau 2 hari saja, hal ini untuk membentuk karakter disiplin," imbuhnya.

Suhari secara pribadi menyetujui pengadaan jalur khusus motor di jalan tol. "Saya setuju karena untuk memudahkan si pengendara," kata Suhari.

(ikh/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads