Akio Toyoda, Bukan Pemimpin Karbitan

Akio Toyoda, Bukan Pemimpin Karbitan

- detikOto
Selasa, 23 Jun 2009 15:11 WIB
Akio Toyoda, Bukan Pemimpin Karbitan
Jakarta - Cepatnya Akio Toyoda menuju puncak pimpinan Toyota tidak menjadikan Toyoda sebagai sosok pimpinan yang karbitan yang hanya mengandalkan nama besarnya saja.

"Ia orang yang sangat perfeksionis dan ia bukan orang karbitan yang langsung jadi pemimpin, ia orang yang mengawali karirnya dari bawah yakni staff engineering, dan pelan-pelan karirnya menanjak menjadi pemimpin," ujar GM Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja ketika dihubungi detikOto, Selasa (23/6/2009).

Menurut Adrian, Toyoda merupakan tipe orang yang rela meluangkan waktunya untuk berkunjung ke workshop-workshop Toyota dan mengecek pekerjaan dari bawah hingga produksi terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ia benar-benar ngecek pekerjaan hingga sedetail-detailnya di workshop Toyota dan melihat proses hingga akhir," ujar Adrian.

Tidak itu saja lanjutnya, Akio Toyoda juga menyempatkan diri untuk berbicara dengan mekanik.

"Pokoknya dia sangat menghargai pekerja yang jabatannya dibawahnya, dan sosial skill-nya bagus sekali, disitu nilai kelebihannya," ujarnya.
ucapnya.

Adrian, yang juga pernah berbincang dengan Akio Toyoda di Kiyoto, Jepang pada 2006 silam, juga berharap besar terhadap kinerja Akio kedepannya nanti agar mampu membangkitkan Toyota Global yang saat ini sedang dilanda krisis.

Hal ini menurut Adrian karena Akio adalah motivator pada industri otomotif dunia khususnya Toyota dan salah satu figur yang mampu mempengaruhi dengan bangkitnya kembali industri otomotif Toyota di seluruh dunia.

"Saya harap ia bisa mengangkat nama Toyota karena ia salah satu pengaruh dan motivator Toyota di seluruh dunia," cetusnya.

Sebelumnya, Toyota mengumumkan adanya kerugian operasional hingga 150 miliar yen atau sekitar US$ 1,69 miliar untuk tahun anggaran yang akan berakhir pada bulan Maret 2009. Kerugian ini yang pertama kali diderita Toyota sejak Toyota mulai melaporkan keuangannya pada bulan Maret 1941.

Seperti dikutip Reuters, Toyoda memang sudah diprediksi bakal memimpin Toyota. Tidak seperti pendahulunya, Toyoda boleh dibilang sebagai rising star di Toyota. Toyoda naik jabatan 2 kali lebih cepat dibanding para pendahulunya. Hal ini lah yang sempat menimbulkan pertanyaan mengenai kinerja Toyoda.

Sebagai bos baru, Toyoda akan didukung oleh 5 wakil presiden. Dan untuk menyeimbangkan komposisi direksi antara direksi baru dan direksi yang sudah veteran, Toyota memasukkan kembali Yoshimi Inaba dalam jajaran direksi.

Inaba sebelumnya pada 2007 meninggalkan jabatannya sebagai executive vice president Toyota.

Inaba kini kembali sebagai direktur dan akan bertanggung jawab atas operasi Toyota yang paling menguntungkan yakni di Amerika Utara.

Kemudian ada lagi Takeshi Uchiyamada, Chief Engineer mobil Prius generasi pertama. Uchiyamada akan tetap mengemban jabatan sebagai executive vice president, yang bertanggung jawab soal penelitian dan pengembangan.

Senior managing directors Yukitoshi Funo, Atsushi Niimi, Shinichi Sasaki dan Yoichiro Ichimaru akan dipromosikan sebagai executive vice president.

Toyoda dan manajemen barunya baru dijadwalkan untuk berbicara kepada pers pada hari Kamis 25 Juni 2009 mendatang.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads