Hal ini dilakukan Blue Bird Group guna mendukung program mobil ramah lingkungan yang akhir-akhir ini sedang gencar dibicarakan oleh publik.
"Kita juga sudah ada rencana akan menggunakan bahan bakar gas pada taksi premium kami," ungkap Presiden Direktur Blue Bird Group Purnomo Prawiro di sela-sela acara peluncuran armada taksi baru Blue Bird E-Class Kompresor di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu siang (17/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan rencana ini, lanjutnya sudah dibicarakan dengan pihak prinsipal Mercedes-Benz dan hanya menunggu waktu saja. "Kita sudah kita bicarakan, tetapi tinggal tunggu waktunya saja," ucapnya
Sementara itu, Vice President Business Development Blue Bird Group, Noni S. A. Purnomo mengatakan, penyesuaian tanki BBG pada armada taksi Blue Bird yakni Silver Bird yang membuat rencana besar ini terhambat.
"Kita masih memikirkan bentuk tanki yang sesuai untuk armada kita, dan juga kapasitas tanki yang cocok untuk armada taksi kita," imbuhnya.
Yang jelas, kita belum bisa menentukan kapan rencana ini akan terlaksana. "Kita tidak bisa meng-estimasi waktu kapan danΒ dimulainya program ini," tutupnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?