Lho, kok bisa? Ya, asal melalui tangan Importir Umum (IU), dijamin harga Touran bisa jauh lebih murah.
Namun, PT GMM melalui CEO nya, Andrew Nasuri memiliki pandangan berbeda mengenai hal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga melalui IU bisa lebih murah, lanjut Andrew, karena pihak IU biasanya tidak memberikan pelayanan purna jual dari unit yang mereka jual.
Misalnya terjadi sesuatu pada kendaraan tersebut, pihak ATPM tidak akan bisa melakukan apa-apa. "Karena memang secara setup sudah berbeda," ujarnya.
Hal itu terjadi, karena biasanya varian yang dibawa oleh IU tidak didahului dengan penyesuaian terhadap kondisi dari negara dimana produk tersebut akan dipasarkan.
"Jadi wajar kalau ATPM memberikan harga lebih tinggi, karena ATPM ikut
bertanggung jawab penuh terhadap layanan purna jual, seandainya terjadi sesuatu pada mobil yang mereka pasarkan," tutup Andrew.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik