VW Terus Tancapkan Kuku di RI

VW Terus Tancapkan Kuku di RI

- detikOto
Senin, 01 Jun 2009 15:24 WIB
VW Terus Tancapkan Kuku di RI
Jakarta - Berniat untuk mengembangkan VW di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor (GMM) pun ternyata tidak hanya berhenti dengan hanya membuka pabrik saja di tanah air, tapi juga berupaya mengembangkan layanan purna jualnya.

VW akan terus melebarkan sayap dan jaringan service agar bisa semakin mendekatkan diri dengan konsumen.

"Itu juga salah satu usaha VW agar bisa lebih dekat dengan konsumen, jadi merupakan bentuk komitmen kami akan layanan aftersales," tutur CEO PT Garuda Mataram Motor Andrew Nasuri beberapa waktu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencananya, setelah baru-baru ini VW membuka diler di ujung timur pulau Jawa, yakni Surabaya, dalam satu bulan ke depan, giliran ujung utara pulau Sumatera, yakni Medan yang akan kebagian jatah diler VW.

"Bulan depan, kita akan buka dealer di Medan, dan akan terus di beberapa kota besar lainnya," ujar Andrew.

Bahkan, lanjut Andrew, untuk wilayah Jakarta, tahun ini VW mencanangkan akan menambah 2 diler baru.

Jadi, upaya GMM untuk mengembangkan VW di tanah air tampaknya digarap dengan serius. Karenanya, konsumen pengguna VW saat ini tidak perlu khawatir akan layanan purna jual dari produk-produk VW.

VW juga mengklaim sebagai satu-satunya produsen yang tetap mengalami pertumbuhan ditengah kelesuan industri otomotif saat ini.

Hal tersebut disampaikan Executive Director Sales Asia Volkswagen AG, Adrian Hallmark saat acara peluncuran VW Touran di Ritz Charlton, Jakarta, Kamis, (28/5/2009)

Hallmark menuturkan, keputusan VW untuk berinvestasi karena melihat besarnya pasar mobil penumpang, dengan presentase mencapai 40% untuk segmen MPV seperti Touran.

Selain itu, kondisi politik yang stabil pun turut mempengaruhi niatan Volkswagen AG selaku prinsipal VW di Jerman untuk mau berinvestasi di Indonesia.

"Kondisi politik yang stabil sangat dibutuhkan industri otomotif seperti kami, Indonesia tidak seperti Thailand atau Malaysia," tandasnya.

Faktor lainnya, kerjasama Volkswgen AG dengan Indomobil pun dianggap sebagai penentu keyakinan Volkswagen AG, karena Indomobil dinilai berkompeten untuk mengembangkan VW di Indonesia.

"Kita sudah cukup dekat dengan Indomobil, dan kami percaya Indomobil mampu melakukan apa yang harus dilakukan untuk pengembangan VW," ujar Adrian.

Karena menurut Adrian, penjualan itu tidak hanya ditentukan oleh kulitas produknya saja, tapi juga sumber daya manusianya, dan Indomobil adalah pilihan yang tepat untuk bekerja sama.

(bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads