Menurut SBY lebih baik bila kita memproduksi sebuah merek luar tapi seluruhnya baik desain maupun komponen adalah asli buatan akan bangsa Indonesia.
Daripada seperti kebijakan dulu yang tetap ngotot membuat merek nasional padahal seluruhnya adalah buatan orang luar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Janganlah kita ulang kesalahan lampau," ujar Andi.
Kesalahan itu menurut Andi terjadi ketika negara kita memaksakan diri untuk mendaulat merek Timor dan Bimantara sebagai merek nasional.
Padahal seperti yang kita tahu, keduanya adalah mobil merek luar yang hanya berganti nama. "Modal emblem saja," tukas Andi.
Jadi lanjut Andi sebelum kita melangkah untuk memproduksi sebuah merek nasioanl,
Dia menyarankan untuk mempersiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu, mulai dari kesiapan industri sampai finansial. "Jangan grasak-grusuk," tukasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes