Sebab, tenaga-tenaga potensial yang saat ini ada namun tidak mendapat tempat di industri dipastikan akan terserap.
Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Pembinaan SMK Depdiknas Joko Sutrisno ketika berbincang dengan detikOtO, akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya saat ini menurut Joko Indonesia tidaklah kekurangan tenaga kerja yang siap pakai, khususnya di bidang otomotif. "Hanya saja lahan kerja yang ada tidak mencukupi," paparnya.
Karena itulah lanjut Joko, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) memprakarsai terciptanya mobil nasional Indonesia yakni Esemka.
"Esemka ini adalah bukti kalau kita bisa," tandasnya.
Sebab Esemka lahir dengan 5 model yakni SUV, pick up double cabin, sedan, pick up single cabin serta van ini menurut Joko adalah refleksi kemampuan bangsa kita.
"Karena itulah bila ini mampu massalkan, pengganguran yang saat ini menumpuk tentu akan berkurang," tegasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil