Hal tersebut disampaikan Menperin Fahmi Idris disela-sela Pameran Produksi Indonesia (PPI) di Jakarta International Expo Kemayoran, Rabu (13/5/2009).
"Karena dalam prosesnya, mulai dari penelitian dan pengembangan, produksi, sampai marketing, membutuhkan biaya yang besar. Karena sekarang tidak dalam bentuk proyek seperti dulu," ujarnya panjang lebar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil nasional juga harus dibuat dan diproduksi di Indonesia, kemudian teknisi, ahli dan pekerjanya dari Indonesia.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?