Indra Herlambang Bawa Kasur di Mobil

Figur

Indra Herlambang Bawa Kasur di Mobil

- detikOto
Rabu, 29 Apr 2009 08:01 WIB
Indra Herlambang Bawa Kasur di Mobil
Jakarta - Rutinitas yang begitu padat memang sering kali membuat orang menjadikan mobil kesayangannya sebagai rumah kedua.

Namun siapakah yang pernah menyangka seorang Indra Herlambang sampai harus membawa sebuah kasur lipat di bagasi mobilnya guna menemani rutinitas padatnya.

Presenter sebuah acara infotaiment di sebuah televisi swasta ternyata memang sengaja membawa sebuah kasur lipat untuk menemaninya menunggu watu syuting yang terkadang lama atau bahkan ngaret.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi daripada aku bingung waktu nunggu syuting mendingan aku bawa kasur lipat aja sekalian, jadi bila memang harus menunggu ya tinggal gelar kasur dan tidur," tuturnya ketika berbincang dengan detikOto disela-sela peluncuran tiga motor Minerva Sachs 250 di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (28/4/2009).

lulusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa & Desain, Institut Teknologi Bandung angkatan 1995 ini pun mengaku bahwa kebiasaannya tersebut memang sudah dijalani sejak lama.

"Dan entah kenapa itu sudah seperti jadi kebiasaanku," tukasnya.

Tidak hanya kasur lipat saja yang selalu dibawa oleh lelaki kelahiran 16 Maret 1976 ini. Sebab dengan segudang aktifitasnya, barang-barang lain seperti baju ganti hingga sepatu pun menjadi barang-barang yang 'wajib' ada di mobilnya.

"Kalau barang-barang itu dibawa, kan enak jadinya kalau ada acara-acara yang sifatnya mendadak," jelas Indra.

Itu baru pengalaman berkendara dengan mobil. Untuk pangalaman bermotor lelaki yang mengawali karir sebagai penyiar di sebuah radio di Bandung ini ternyata punya pengalaman tersendiri.

Sebab Indra ternyata baru bisa mengendarai sepeda motor ketika syuting sebuah sinetron beberapa tahun lalu.

Ketika itu Indra diinstruksikan oleh sang sutradara untuk mengendarai sebuah motor dalam salah satu adegannya. Alhasil, Indra pun kelabakan.

Namun berkat sikap tenangnya, lelaki ramah ini pun dapat segera mengendarai motor walaupun baru belajar selama 2 jam saja.

"Untungnya setelah diajari selama 2 jam, aku langsung bisa naik motor, kalau tidak bisa berabe tuh, bisa dimarahi sutradara," tutur Indra.

Tapi Indra pun juga mengaku bahwa pengalaman pertama naik motor itu menimbulkan sejuta kesan bagi dirinya.

"Sebab dengan dipaksa seperti itu, aku ternyata jadi bisa naik motor," ucapnya.


(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads