"Ford saat ini dalam situasi keuangannya yang aman," kata Presiden Direktur PT Ford Motor Indonesia pada Family Gathering di FX Senayan ruang FXpod, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (6/3/09).
Keyakinan itu timbul karena perusahaan induk Ford Motor Co sudah berkurang utangnya sebesar US$ 9,9 miliar dari US$ 25,8 miliar pada 31 Desember 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan mengurangi bunga dari pengeluaran tahunan Ford, lebih dari US$ 500 juta berdasarkan nilai kurs saat ini," seperti dikutip dari siaran pers.
Restrukturisasi utang ini menandakan Ford Motor Company terus berupaya untuk menjaga keutuhan perusahaannya.
Bahkan, di pasar otomotif Indonesia, Ford terus melanjutkan kerja kerasnya agar menghasilkan profit yang tinggi.
"Ford tetap melanjutkan kerja kerasnya sesuai dengan rencana yang sudah dibuat demi mencapai profitability. Sedangkan di Indonesia, kami masih ingin melihat perkembangan ke depan, terlebih dengan 2 jenis mobil yang akan segera diperkenalkan ke masyaratka, yaitu Ford Ranger dan Ford Everest," ungkapnya
Selain itu, Ford Motor Indonesia juga konsisten untuk mendongkrak produknya dengan cara mengeluarkan produk teknologi hybrid. Tidak itu saja, Ford juga akan membuat produk lineupnya untuk konsumennya di Indonesia.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?