Bajaj Mulai Uji XCD 135 cc

Bajaj Mulai Uji XCD 135 cc

- detikOto
Rabu, 15 Apr 2009 12:21 WIB
Bajaj Mulai Uji XCD 135 cc
Jakarta - Pabrikan asal India yakni Bajaj terlacak menguji motor terbaru mereka yaitu XCD 135. PT Bajaj Auto Indonesia mengajukan 1 unit XCD 135 DTS-Si untuk dilakukan uji tipe di Indonesia.

Dengan begitu jalan menuju produksi massal produk ini di Indonesia tampaknya sudah semakin dekat.

Dalam dokumen Tipe Kendaraan Bermotor yang diperoleh detikOto, Rabu (15/4/2009), motor berkapasitas 135 cc ini telah didaftarkan untuk diuji di Indonesia sejak bulan Maret 2009 silam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dan biasanya setelah sebuah kendaraan telah lulus uji tipe, kendaraan tersebut dapat langsung didatangkan ke Indonesia.

Jadi bisa dikatakan bahwa jalan menuju pasar dalam negeri sudah semakin dekat.

Kehadiran motor yang diluncurkan di negeri asalnya pada akhir bulan Januari ini memang sudah terendus oleh detikOto sejak beberapa bulan yang lalu.

Dan menurut perkiraan, akan dibanderol di kisaran harga yang terjangkau, hanya sekitar Rp 14 juta saja.

Bajaj XCD 135 memiliki penampilan yang sangat sporty dan futuristik, karena selain telah melengkapi diri dengan rem cakram pada bagian depannya, bodi kekar yang dimiliki XCD 135 ini pun juga membuatnya terlihat lebih kokoh dari saudaranya yang hanya berkapasitas 125 cc.

Dan seperti produk Bajaj lainnya, produk ini pun juga mengaplikasi teknologi khas Bajaj, yakni, Digital Twin Spark- Swirl Induction atau yang biasa disingkat DTS-Si.

Mesin 135 cc yang di usung oleh XCD 135 pun terbilang cukup tangguh. Karena dari mesin yang dilengkapi dengan transmisi 5 percepatan ini dapat tersembur tenaga maksimum hingga 10,2 hp pada 7.500 rpm dengan tosi yang mencapai 11,5 Nm pada 5.000 rpm.

Bila benar produk ini akan hadir ke pasar otomotif tanah air, maka produk ini akan bertarung head to head dengan Suzuki Thunder 125 yang masih menjadi penguasa di kelas sport ber-cc kecil.

Kemungkinan motor ini paling cepat akan hadir di Indonesia pada akhir triwulan pertama ini dan tidak akan melewati semester pertama 2009 ini. (syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads