Sebab walaupun telah dibekali oleh amunisi terbaru, ternyata dalam tiga bulan pertama 2009 ini PT Indomobil Niaga Internasional (IMNI) yang menjadi ATPM mobil Suzuki di Indonesia mencatatkan penurunan penjualan.
Dari data wholesales yakni jumlah penyaluran kendaraan dari pabrik ke dealer yang dikeluarkan oleh Gaikindo, penurunan tersebut sudah dapat dilihat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan tersebut pun terlihat makin menjadi di bulan Maret 2009 lalu, karena di bulan tersebut pabrikan berlambang hurf S ini hanya mampu mencatatkan penjualan sebanyak 2.435 unit.
Begitu pula bila kita melihat data retail sales yang merupakan hasil penjualan dealer ke konsumen, penurunan penjualan produsen asal Jepang ini pun juga masih terlihat.
Sebab angka 4.290 unit yang di dapat Suzuki di bulan pertama 2009 tenyata tidak dapat dipertahankan. Karena di bulan kedua angka tersebut menyusut menjadi 3.831 unit saja.
Penurunan penjualan juga masih terlihat di data penjualan Suzuki di bulan Maret lalu yang hanya mencatat jumlah penjualan sebanyak 3.397 unit saja.
Dan bila sudah begini, Suzuki sepertinya harus segera berbenah dan membuat terobosan kreatif untuk mencegah penurunan penjualan Suzuki agar tidak jatuh lagi ke level yang lebih rendah.
Sampai berita ini diturunkan detikOto sendiri belum memperoleh jawaban dari manajemen Suzuki untuk dimintai komentar soal ini.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?