Hal tersebut disampaikan pencipta Arina, Widya Aryadi yang juga dosen jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang (Unnes) kepada detikOto, Selasa (7/4/09).
"Dengan itu, masyarakat yang selama ini memiliki motor dapat beralih menggunakan mobnas Arina karena fitur-fiturnya mendukung," tandasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Arina akan memakai AC yang terpisah dengan mesin Arina. Mengapa, karena aki berdaya 26 amper tidak kuat mengangkat beban listrik AC, ucapnya.
"Tidak saja perlengkapan audio, AC juga sedang kita pelajari untuk memenuhi mobil nasional terseut," ujarnya.
Mobil mikro dari Semarang ini akan terus dicokokkan ruang kabinnya dengan fitur tambahan sehingga akan menyerupai mobil-mobil standar lainnya.
"Kabin mikrocar ini terus kami kembangkan, salah satunya dengan pemasangan speaker aktif, MP4, Audio, pada Arina 200 cc," katanya.
Menurutnya, dengan penambahan ini para konsumen akan lebih merasakan memiliki mobil pribadi layaknya mobil standar lainnya.
Keseriusan Widya menggarap mobnas tersebut nampaknya belum akan berakhir sehingga konsumennya merasakan puas bila memiliki mobil nasional tersebut.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!