Sebut saja Lexus, Mercedez, BMW, bahkan Lamborghini, yang berlomba-lomba meluncurkan varian-varian baru pada pasar di atas Rp 1 miliar.
Begitu juga dengan Audi yang baru saja meluncurkan sedan sport premium baru, Audi A5 yang dibanderol seharga Rp 1,45 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gunadi menyatakan, pasar mobil kelas premium masih tetap atraktif, meskipun Indonesia sedang mengalami kelesuan pasar.
"Pasar premium tidak akan begitu terpengaruh, karena volumenya tidak besar. Karenanya, dengan semakin banyak produk-produk baru di pasar premium, maka akan membuat pasar kelas premium tetap atraktif," ujarnya di sela-sela peluncuran Audi A5 di Audi Center MT. Haryono, Jakarta, Kamis, (2/4/2009)
Memang, Gunadi menyadari, pasar kelas premium mengalami penurunan sampai 10% awal tahun ini.
Tahun lalu, mobil kelas premium berhasil mencatatkan angka penjualan sebanyak 3.900 unit, sedangkan tahun ini meskipun mengalami penurunan, Gunadi optimis, kisaran 3.500 unit diakhir tahun akan tercapai.
Pertimbangannya, segmen pasar kelas premium tidak lagi melihat harga jual, mereka lebih melihat bahwa apa yang mereka beli harus memiliki nilai tersendiri, seperti teknologi, kenyamanan, maupun keamanan.
Karenanya Gunadi yakin, dengan hadirnya Audi A5, yang memiliki banyak keunggulan tersebut, setidaknya mampu mengambil 5% jatah pasar untuk mobil kelas premium ini.
"Harapannya, kita bisa menangkap 5%, karena A5 punya daya saing dari harga, desain dan efisiensi BBM yang kompetitif dikelasnya," ujarnya.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!