mulai memperbaharui lineup varian-variannya di tahun ini.
Rencananya, pada gelaran Indonesian Internasional Motor Show (IIMS), bulan Juli mendatang, GMM akan meluncurkan varian barunya, yaitu Volkswagen Scirocco.
Hal tersebut diutarakan Marketing Manager PT Garuda Mataram Motor, Hary
Novianto, disela-sela acara Volkswagen Drive And Dine, di Burger adn Grill,
Bintaro, Jumat, (27/3/2009)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hary menuturkan, Scirocco ini ditujukan untuk memberikan alternatif pilihan
kepada konsumen yang menginginkan mobil sport dari Volkswagen.
"Kita berikan pilihan untuk konsumen. Jadi kalau mau mobil sport 4 pintu, kita punya Golf GTI, sedangkan yang ingin 2 pintu, kita berikan Scirocco ini," ujarnya.
Di Inggris sana, Scirocco hadir dengan dua pilihan mesin, yakni yang berkapasitas 1.400 cc TSI 160 HP, dan 2000 cc TSI 200 HP, dengan bahan bakar bensin dan diesel.
Namun, masih menurut Hary, untuk di Indonesia, varian sport dari Volkswagen ini akan menggunakan platform mesin dari Golf GTI, dengan kapasitas silinder 2000 cc TSI 200 HP, berbahan bakar bensin.
Namun Hary menjanjikan, nantinya Scirocco akan tampil lebih sporty, dengan
handling yang lebih mantab, serta berbagai fitur tambahan lainnya, seperti jok yang lebih lebar dengan sistem electric seat.
Selain itu, Volkswagen Scirocco ini memiliki suspensi dengan beberapa pilihan setelan secara electronic, yakin Soft, Medium, dan Sport, yang bisa berganti sesuai dengan kebutuhan pengendara.
Mengenai harga, Hary ternyata belum mau sesumbar. Sampai saat ini, pihaknya
masih mengkaji dan melihat kondisi kurs rupiah, "Karena ini CBU, jadi tergantung dari kurs rupiah, saya belum mau menjanjikan," ujarnya.
Jadi, kita tunggu saja hadirnya varian sport dari Volkswagen ini pada saat gelaran IIMS bulan Juli mendatang. (bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB