Sebelumnya sudah terdengar soal GEA, city car garapan PT Industri Kereta Api (INKA) Madiun. Mobil ini diproduksi di dalam negeri tapi memakai mesin dari China.
Namun mobil ini belum diuji oleh badan yang berkompeten dalam pengujian otomotif. PT Inka sendiri mengaku sudah melakukan serangkaian tes untuk menguji kehandalan GEA di jalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyikapi hal ini Dirjen Alat Transportasi dan Telematika Depperin Budi Darmadi menuturkan industri otomotif saat ini mengalami perubahan wajah.
Jika dulu, suatu negara hanya memiliki satu merek mobil, kini tidak lagi. 1 merek mobil bisa jadi dimiliki oleh beberapa negara.
Dia mencontohkan Nissan dan Renault yang menyatu. Dulu Nissan merupakan merek asli Jepang, tapi setelah bergabung dengan Renault, menjadi milik Prancis.
"Jadi nggak ada merek suatu negara lagi. Yang namanya industri otomotif kini telah beralih menjadi global production. Jadi tidak bisa dipilah-pilah ini mobil nasional karena punya beberapa negara. Pemegang sahamnya banyak negara bukan 1 negara lagi. Perubahannya memang begitu," ujarnya dalam perbincangan dengan detikOto, Rabu (25/3/2009).
Namun bukan berarti pemerintah malas mengembangkan mobil dengan merek nasional. "Kita punya keinginan produksi, tapi kalau punya merek sendiri itu tergantung pengusaha," ujarnya.
Kalau dihitung-hitung, Indonesia sudah memproduksi mobil sendiri. Dia mencontohkan mobil sekelas Toyota Innova dan Avanza sudah diproduksi dalam negeri meski masih menggunakan merek Jepang.
"Kandungan lokalnya pun tinggi," ujarnya.
Hal yang sama juga terjadi di industri sepeda motor Indonesia. Indonesia juga sudah bisa memproduksi motor dengan kandungan lokal tinggi meski mereknya masih merek luar negeri seperti merek Jepang yakni Yamaha dan Honda.
"Kalau sepeda motor itu ada 30-40 merek Indonesia, yang merek Jepang cuma sekitar 7, justru yang mereknya lokal kandungan lokalnya lebih sedikit dari merek yang Jepang itu," ujarnya.
"Jadi di dunia otomotif itu kini sudah menjadi produksi global, pembuatan bersama, terutama oleh negara ASEAN," tutupnya.
(ddn/tbs)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi